Berita Pengadilan Negeri Banyuwangi Sosialisasi Perma 7, 8, 9 dan Maklumat Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia, Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim, Kode Etik Panitera dan Juru Sita, peraturan perilaku pegawai serta norma perilaku aparat pengadilan - Pengadilan Negeri Banyuwangi Kelas I A

Are you a member? sign in or take a minute to sign up

Cancel
logo

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Pengadilan Negeri Banyuwangi Kelas I A

Jl.Adi Sucipto No. 26 Banyuwangi Telp/Fax : (0333) 424800, Delegasi : perdatapnbyw@gmail.com

Sosialisasi Perma 7, 8, 9 dan Maklumat Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia, Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim, Kode Etik Panitera dan Juru Sita, peraturan perilaku pegawai serta norma perilaku aparat pengadilan

Sosialisasi Perma 7, 8, 9 dan Maklumat Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia, Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim, Kode Etik Panitera dan Juru Sita, peraturan perilaku pegawai serta norma perilaku aparat pengadilan

Seusai melaksanakan upacara bendera 17 Mei 2023, bertempat di ruang sidang utama Garuda / Blambangan Pengadilan Negeri Banyuwangi, Ketua Pengadilan Negeri Banyuwangi – H. Moehammad Pandji Santoso, S.H., M.H., didampingi Wakil Ketua, Panitera dan Sekretaris memimpin Rapat Bulanan Mei 2023, dan dalam kesempatan tersebut ketua Pengadilan Negeri Banyuwangi menyampaikan hal – hal sebagai berikut :
– Agar para Hakim dan Aparatur Pengadilan Negeri Banyuwangi dalam menjalankan tugas dan kewajibannya untuk senantiasa taat dan patuh pada peraturan perundang undangan, khususnya yang berkaitan dengan : Peraturan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2016 Tentang Penegakan Disiplin Kerja Hakim Pada Mahkamah Agung Dan Badan Peradilan Yang Berada Di Bawahnya, Peraturan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2016 Tentang Pengawasan Dan Pembinaan Atasan Langsung Di Lingkungan Mahkamah Agung Dan Badan Peradilan Di Bawahnya, Peraturan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2016 Tentang Pedoman Penanganan Pengaduan (Whistleblowing System) Di Mahkamah Agung Dan Badan Peradilan Yang Berada Dibawahnya, Maklumat Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 1/ KMA/Maklumat/IX/2017 tanggal 11 September 2017, Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim, Kode Etik Panitera dan Juru Sita, peraturan perilaku pegawai serta norma perilaku aparat pengadilan.
– Hindari perbuatan, sikap dan ucapan yang negatif sehingga dapat menimbulkan pengaduan masyarakat atas laporan yang mengandung informasi atau indikasi terjadinya Pelanggaran terhadap Kode Etik dan pedoman perilaku Hakim, pelanggaran hukum acara atau pelanggaran terhadap disiplin Pegawai Negeri Sipil, mal administrasi persidangan dan pelayanan publik.
– Agar Hakim dan Aparatur Pengadilan Negeri mengoptimalkan waktunya dengan ikut serta dalam berbagai pelatihan bersertifikasi untuk meningkatkan profesionalisme, menjadi agen perubahan di bidang budaya kerja, agar kepercayaan masyarakat terhadap pengadilan semakin meningkat dan pelayanan optimal dapat diberikan tanpa menunda – nunda atau pun keengganan melayani serta menjadi contoh dan sebagai kordinator dalam pelaksanaan program Mahkamah Agung Republik Indonesia seperti halnya kegiatan Reformasi Birokrasi, Akreditasi Penjaminan Mutu, dan Zona Integritas serta melaksanakan tugas Pengawasan Bidang secara aktif dan sungguh – sungguh guna membantu pimpinan Pengadilan mewujudkan misi dan visi Mahkamah Agung dan / atau Pengadilan Negeri Banyuwangi.
– Menghindari sikap yang meminta pemberian suap, hadiah atau gratifikasi dari pihak – pihak berperkara perdata dan / atau pidana guna memberikan keuntungan salah satu pihak dan menimbulkan kerugian atau ketidak adilan bagi pihak lainnya.
– Agar para Hakim dapat mengingatkan Panitera Pengganti atas kepatuhan, kedisiplinan, kepatuhan, kelengkapan, ketaatan peng input an data SIPP yang mempunyai tenggang waktu 1 x 24 jam hingga 3 x 24 jam.
– Agar data dalam MIS dapat diminimalisir dan diselesaikan sebelum seluruh data dalam SIPP diperbaharui walaupun telah melewati jam kerja, hal ini dimaksudkan menanamkan kedisiplinan dan rasa tanggung jawab penanganan dan penyelesaian data perkara.
– Agar dalam pembacaan putusan disertai dengan penyerahan salinan dan petikan putusan sebagai bentuk one day minute dan one day service sebagai wujud peningkatan dan perubahan budaya kerja dan kinerja Hakim.
Hal lain yang diingatkan kembali oleh beliau adalah :
1. Jaga solidaritas, persaudaraan, kekompakan, kerjasama yang baik di antara Hakim dengan Aparatur Pengadilan Negeri Banyuwangi.
2. Bekerjalah dengan kerja ikhlas, kerja cerdas, kerja mawas, kerja keras, kerja tuntas, dan kerja berkualitas.